Takdir dan Rasio Closing LIMRA

LIMRA400x400Suatu pagi di sebuah sesi training untuk para sales asuransi jiwa, tiba-tiba dari mulut ingin menyampaikan sebuah kata-kata yang setelah saya pikir-pikir JLEB juga ya….

Sebenarnya kata-kata itu terinspirasi dari data risetnya LIMRA (Life Insurance Marketing & Research Assosiation), yang menyebutkan bahwa rasio closing seorang agent asuransi adalah 10:1, artinya dari 10 orang yang ditemui, paling tidak yang bisa closing hanya ada 1 orang.

Jika Anda agen asuransi dan rasio closing di bawah itu, artinya skill Anda harus ditingkatkan lagi, misalnya 20:1 ato 50:1. Dan jika Anda rasio closingnya udah bagus, misalnya 5:1 atau 2:1, bersyukurlah, bisa jadi Anda sudah tinggi jam terbangnya. Atau bahkan rasionya kebalik. 1:5, artinya ketemu 1 orang bisa closing 5 orang.

Nah dari rasio closing nya LIMRA saya jadi kepikiran dengan  kata-kata :

 “Kita gak tau takdir kita untuk dapetin closing, apakah dari 10 orang yang kita temui atau bukan, mungkin saja takdir kita bukan dari 10 orang yang kita temui, tapi justru dari orang lain yang tiba-tiba nanya asuransi kepada kita, jadi lakukan saja yang terbaik dengan positif thinking & feeling. Kita melakukan tugas kita, dan  Tuhan juga melakukan tugas-Nya”

Saat kata-kata ini terucap, seperti air yang mengalir tanpa saya pikirkan, dan ternyata banyak peserta training terinspirasi dengan kata-kata tersebut. Simple nya adalah, lakukan ya lakukan saja yang terbaik bisa kita lakukan. Memang kita bekerja di sebuah ketidakpastian yang justru dengannya kita bisa memilih untuk melakukan dengan semua resource yang kita miliki.

Oya… masih inget artikel saya yang ini? https://roianjass.com/2015/04/12/berdamailah-dengan-masa-lalu-mu/ Setelah saya share ternyata banyak yang mengamininya. Banyak dari teman-teman yang mengalami masalah finansial karena punya masalah atau mempersepsikan negatif dengan sosok ayah. Nah dalam upaya mendapatkan takdir baik tadi, melepaskan belenggu di masa lalu sangat membantu sekali. Jadi jika dihubungkan, seorang agen asuransi yang punya perencaan bagus, bank namanya banyak, pemahaman produknya OK, cara menjelaskannya juga ciamik…., tetapi kenapa gak bisa closing-closing? Hmmmm menarik bukan? Ternyata setelah saya bantu telusuri….. ada masalah juga dengan masa lalunya….dan setelah dibantu untuk melepaskan, mengikhlaskan dan memaafkan… hasilnya dahsyat……

Jadi apa hubungan takdir dan memaafkan dan mengikhlaskan…? coba Anda simpulkan ya……

Advertisements

Posted on 15 April 2015, in Artikel, Selling, spiritual, terapi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: