Pesan Terakhir Yani Libels…

Pagi ini saat perjalanan menuju tempat pelatihan, di sebuah radio Saya mendengar dari penyiarnya, tentang status terakhir di Facebook.com. Sangat menyentuh, sangat menginspirasi, oleh karena itu akan saya share di sini status tersebut.

Sebelum meninggal, Yanni Libels sempat memperbaharui statusnya di akun Facebook.

Yani yang meninggal di dalam pesawat sempat mengumumkan penerbangannya. “On Board With Sriwijaya air……Bismillah…,” tulisnya beberapa jam lalu.

Satu hari sebelumnya ia juga sempat memperbaharui status dan mengunggah foto. Dalam catatan di statusnya, Yani seolah memberikan pedoman hidup, melakukan yang terbaik selama diberi kesempatan. Berikut status Yani:
INI BUKAN NASEHAT
 
“SAYA PIKIR……SAYA PIKIR… “
 
¤ Saya pikir, hidup itu harus banyak meminta ~ ternyata harus banyak memberi.
 
¤ Saya pikir, sayalah orang yang paling hebat ~ ternyata ada langit di atas langit.
 
¤ Saya pikir, kegagalan itu final ~ ternyata hanya sukses yang tertunda.
 
¤ Saya pikir, sukses itu harus kerja keras ~ ternyata kerja cerdas
 
¤ Saya pikir, kunci surga ada di langit ~ ternyata ada di hatiku.
 
¤ Saya pikir, Tuhan selalu mengabulkan setiap permintaan ~ ternyata Tuhan hanya memberikan yang kita perlukan.
 
¤ Saya pikir, makhluk yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling pintar, atau yang paling kuat ~ ternyata yang paling cepat merespon perubahan.
 
¤ Saya pikir, keberhasilan itu karena turunan ~ ternyata karena ketekunan.
 
¤ Saya pikir, kecantikan luar yang paling menarik ~ ternyata inner beauty yang lebih menawan.
 
¤ Saya pikir, kebahagian itu ketika menengok ke atas ~ ternyata ketika melihat ke bawah.
 
¤ Saya pikir, usia manusia itu di ukur dari bulan & tahun ~ ternyata di hitung dari apa yang telah dilakukannya kepada orang lain.
 
¤ Saya pikir, yang paling berharga itu uang & Kekuasaan -emas- permata ~ Ternyata BUKAN juga ……yang paling Penting dan Paling mahal itu “KESEHATAN dan NAMA BAIK”.
Menurut manajer Ronny Sianturi, Abay, jenazah saat ini masih diterbangkan menuju Bandara Soekarno Hatta. Ia masih akan memastikan bagaimana kronologi tersebut.
“Meninggalnya di dalam pesawat. Saya belum pasti gimana, yang pasti saya sedang di jalan menuju Bandara Soeta,” katanya saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu, 25 Maret 2015. (ase)

Posted on 26 Maret 2015, in Artikel. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: