Prinsip Pembelajaran dalam Hypno-NLP for Teaching

Belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang relatif permanen karena hasil dari pengalaman ataupun latihan yang diberikan penguatan (reinforcement). Perubahan itu terjadi ketika ada suatu transformasi berupa pengetahuan (knowledge), perilaku (attitude), dan ketrampilan (skill) – KAS, yang dalam bahasa pembelajarannya di sebut kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Dalam mentransformasikan KAS tadi kita tidak bisa tidak berkomunikasi, artinya kita wajib melakukan aktifitas yang disebut komunikasi. Agar komunikasi bisa berjalan dengan efektif, mudah dan bahkan menyenangkan, semua informasi tersebut harus disampaikan dengan bahasa, cara dan pendekatan yang tepat, sesuai dengan karakteristik penerima pesan, dalam hal ini ada si belajar.


Hypno-NLP dipilih sebagai salah satu pendekatan yang efektif, karena Hypnosis dan NLP menyediakan cara yang mudah dan cepat dalam mengkomunikasikan pembelajaran, karena mengkombinasikan pendekatan dan tools yang bervariasi sehingga guru dapat memilih sesuai dengan jenis pembelajaran yang akan difasilitasi.
Dalam pembelajaran ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan untuk mengembangkan pembelajaran yang menarik dan efektif, yaitu :

MUTU MAntAP

Makna (Meaningful material)
Kembangkan materi pembelajaran yang bermakna bagi siswa Anda. Anda dapat menghubungkan materi baru yang akan dipelajari dengan materi yang pernah dipelajari.
Berikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari dihubungkan dengan materi yang dipelajari. Anda juga bisa menjelaskan apa manfaat materi ini untuk para siswa.

Ulangi (Over learning, Repeat)

Anda dapat bertanya dengan pertanyaan yang tepat untuk mengingat kembali pembelajaran yang sudah pernah peserta dapatkan.
Selain itu Anda juga bisa memberikan lebih banyak kesempatan kepada mereka untuk mempelajari pengetahuan dan keterampilan baru.
Atau Anda bisa memberikan kuis atau tes singkat untuk memancing antusias mereka dan mengingat kembali apa yang sudah mereka dapatkan.
Contoh:
“Anak-anak, dari pelajaran matematika kemarin, apa yang sudah kalian pelajari?” atau “Tutup bukunya, dan siapa yang bisa menjelaskan langkah-langkah menulis efektif bisa langsung tunjuk tangan?”

Transformasikan (Transfer learning)
Apa yang Anda sampaikan sebaiknya dapat diaplikasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga siswa atau peserta dapat menghubungkannya dalam aktifitas nyata sehingga mereka lebih antusias.
Anda dapat memberikan beberapa keuntungan, tantangan, dan juga tugas praktek ketika mereka pulang kerumah.
Ingat bahwa jika ingin paham, maka lakukan. Jika ingin sukses maka mulailah untuk melangkah maju sekarang!
Contoh :
“Siapa yang sudah mempraktekkan bagaimana mengukur kecepatan rata-rata dari rumah sampai ke sekolah?”

Umpan Balik (Feedback)
Memberikan umpan balik menjadi sangat penting dalam sebuah pembelajaran. Umpan balik dapat dilakukan dengan memberikan pertanyaan, memberikan pujian untuk jawaban yang benar, memberikan informasi dan meluruskan untuk jawaban yang kurang tepat.
Anda juga bisa mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan, karena semakin banyak pertanyaan semakin banyak belajar. The more you give, the more you get.
Untuk beberapa kesempatan Anda bisa mencoba memberikan feedback tertulis, menggunakan bukom (buku komunikasi), atau lembar feedback yang khusus disediakan untuk siswa.

Multi Indera (Multiple sense learning)
Manusia sudah diberikan karunia berupa indera oleh Allah untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya. Seperti Anda sudah ketahui, ada 5 indera yang lazim orang miliki.
Pembelajaran akan mudah diterima dan masuk ke siswa jika semakin banyak indera yang dimanfaatkan, dan dalam pembelajaran, biasa disebut dengan modalitas belajar. Anda paling tidak bisa memanfaatkan 3 modalitas belajar, yaitu visual, auditori dan kinestetik (VAK).

Awal dan Akhir yang mengesankan (Primacy and Recency)
Jika Anda ingin memberikan informasi yang sangat penting dan butuh perhatian yang serius, Anda dapat memilih untuk menggunakan pendekatan ini, awal dan akhir yang mengesankan.
Siswa akan mudah menangkap informasi ketika pembelaran menarik perhatian mereka. Anda bisa menempatkan informasi yang penting itu di antara dua aktifitas yang mengesankan, awal dan akhir.
Sehingga informasi apapun yang Anda sampaikan, biasanya akan mudah diingat jika pembahasan awalnya sangat luar biasa dan Anda tutup dengan kesimpulan yang juga menarik dan atraktif.

Aktif (Active Learning)
Saya yakin Anda sudah pernah mendengar kata belajar aktif, atau CBSA (cara belajar siswa aktif), bukanya siswa belajar dengan “catat buku sampai abis…” hehehe…
Maksudnya belajar aktif adalah siswa terlibat aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran, terlibat dalam proyek-proyek kelompok, diskusi, dan discovery learning.
Anda dapat membentuk kelompok dengan pembagian tugas yang jelas sehingga siswa didorong untuk mempelajari sesuatu dengan menemukan dan melakukannya (learning by doing).

Penguatan (Reinforcement)
Memberikan pujian sekecil apapun adalah tabungan investasi kepercayaan siswa untuk Anda. Anda bisa melakukannya untuk pencapaian apapun yang sudah diperoleh siswa.
Pujian akan memupuk rasa percaya diri siswa sehingga mereka berani untuk mencoba dan mencoba lagi. Pengakuan akan kerja keras dan inisiatif siswa menjadi modal bagi kepercayaan siswa kepada Anda.

Anda dapat memanfaatkan 8 prinsip ini dalam mengembangkan dan mengelola pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut bukanlah suatu urutan, Anda bebas memulai dari mana saja sesuai dengan kondisi yang ada. Anda juga tidak harus menerapkan semua prinsip tersebut, tergantung mana yang sangat memungkinkan untuk Anda lakukan. Semakin banyak prinsip yang Anda gunakan, maka akan semakin berkualitas proses pembelajaran yang Anda fasilitasi.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Posted on 22 August 2011, in Artikel, Pendidikan, SDM and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: