8 menit ngobrol, Alergi Dingin Sembuh…..

Suatu sore di kantor selepas magrib, dan bersiap-siap pulang. Sementara suasana di luar kantor sedang diguyur hujan yang sangat lebat, ada temen yang bilang, “mas gue mau tanya nich, tangan gue kenapa ya….?, sudah lebih dari sebulan kalo kena dingin tangan gue suka ngilu….”

Saya balik nanya, “lho koq bisa….., biasanya pas kenapa tangan kirimu suka ngilu….?”

Dia bercerita bahwa tangan kirinya terasa ngilu saat kena dingin, seperti AC, air ataupun hawa dingin lainya. Bahkan saking dinginnya dia harus menggunakan sarung tangan yang hanya sebelah ketika bekerja.

Sebenarnya sudah lama saya pengen tanya, kenapa tangan kirinya selalu pakai sarung tangan, tapi belum kesampaian.

Temenku juga bilang kalau nyuci piring pun tidak bisa maksimal karena langsung berasa tuch kaku dan ngilu nya…., dan yang lebih luar biasa lagi adalah saat tidur, tangan kirinya harus dibungkus, ditutup bantal, atau cara apapun biar dingin itu tidak masuk.

Bahkan terkadang harus direndam di air hangat baru bisa terasa lebih enak.

Percobaan pertama yang saya lakukan adalah untuk membayangkan kalau saat ini ada hawa dingin masuk ke tangan kirinya, dan rasakan dingin itu semakin kuat. Reaksi pertama yang muncul dari wajahnya adalah ekspresi wajah meringis seperti menahan sakit, sangat ngilu, dan tangan seperti mau mencengkeram. Saat sakit itu semakin kuat, saya justru kembali mensugestikan untuk melipatgandakan rasa dingin dan rasa sakit yang semakin kuat.

Akhirnya tangannya harus disatukan saling mencengkeram untuk mengurangi rasa sakit, wajahnya terlihat meringis menahan sakit yang luar biasa.

Nah inilah saat memasukkan programnya…..
Saya bilang “wah lo hebat, sudah bisa membayangkan dingin yang luar biasa, padahal sekarang AC sudah mati….” “iya mas, tapi sakit banget…., padahal sudah gue lawan…..” jawab dia dengan masih menahan sakit dan tangan kaku. “Padahal gue sudah sugestikan, jangan sakit, jangan sakit…., tapi tetep aja sakit luar biasa…..”

Begini, pertama “kalo elo udah bisa menciptakan dingin padahal gak dingin, yang efeknya adalah menimbulkan sakit, itu artinya lo bisa melakukan hal yang sama saat lo kena dingin dan elo tidak merasakan sesuatu yang membahayakan ketika dingin itu dating, ya kan….?” Sedikit terdiam, “ iya sich mas….”

Kedua, “dari kata-kata lo, gue nangkep kalo lo berusaha melawan sakit itu…?” “iya mas…” jawabnya. “Nah mulai sekarang coba rasa sakit itu jangan di lawan, coba rasakan, nikmati, dan katakan dalam diri, kalo gue masih bisa merasakan sakit, itu artinya gue masih hidup, dan tidak ada alasan untuk tidak bersyukur…, benerkan ?” “iya mas bener…” jawabnya dengan sudah bisa mulai menerima dirinya. “Kalo itu sudah elo bisa lakukan, itulah yang selama ini dikenal dengan self acceptance…, dan lo dengan sangat luar biasa sudah bisa melakukannya…..”

Ketiga, “kalo bisa memberikan sugesti, sebisa mungkin pake kata-kata positif, hilangkan kata JANGAN, TIDAK dan sejenisnya….”

Dan keempat, “Buat rasa dingin itu menyenangkan, dingin itu sejuk, dan dingin itu sangat bermanfaat. Coba kalo dingin gak bermanfaat, pasti gak ada AC gak ada kulkas…., itu kan artinya dingin itu dibutuhkan…., yakan…..?, nah mulai sekarang, masukkan dalam pikiran kita bahwa dingin itu enak, dingin itu sejuk…..

“Okeh dech mas, kita liat ntar malem, apa harus pake sarung tangan apa gak kalo tidur….!” Ku jawab “ya silahkan …”

Dan pagi ini di kantor dia tidak pake sarung tangan lagi, dan tidur tangannya gak di apa-apain…. Hehehe selamet dech….

“Iya mas, tapi gue mo ngobrol yang lain lagi…..!” HAH! Kalo itu udah kena bayaran….. hehehehe
(jam merah di dinding, jangan marah just kidding….)

Advertisements

Posted on 1 June 2010, in Artikel, kesehatan, terapi. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Membaca artikel di atas, saya teringat teman yang saat saya menulis komen ini sedang mengalami ngilu di tulang lengan hingga tangannya terasa lemas.. katanya, rasa ngilu itu sering kambuh saat kedinginan. Saya belum pernah melihat langsung saat dia mengalaminya dan informasi lebih lengkap tentang penyakitnya tersebut juga tidak ada.
    sebagai info tambahan, saat ini dia sedang mengikuti pelatihan selama 9 hari di daerah parung Bogor, aktivitasnya begitu padat dan sangat menyita waktu dan pikiran sehingga dua hari terakhir dia sangat kurang istirahat.
    pertanyaanya, (1) apakah apa yang dia alami teramasuk gejala alergi dingin mengingat dalam kesehariannya dia tidak merasakan separti pada kasus teman mas roi di atas. (2) apakah aktivitas yang sangat padat tersebut turut memberi kontirbusi terahadap kambuhnya penyakit dia. (3) jika ternyata itu bukan alergi dingin, apakah metode hypnotherapy dapat membantu mengobati penyakit tersebut.
    terima kasih
    ____________
    Dear Mba Nawa, terima kasih atas kunjungan dan komentarnya di blog ini. Sebaiknya periksakan dulu ke Dokter tentang keluhan teman mba Nawa tersebut.
    Aktifitas yang padat, apalagi menyita waktu dan pikiran bisa saja membuat daya tahan tubuh menjadi kurang kuat sehingga gampang kelelahan. Hypnotherapy bisa membantu proses pemulihan kesehatan, apalagi concern dari hypnotherapy adalah bagaimana pikiran dan perasaan menjadi selaras, dan melepaskan semua beban pikiran dan perasaan yang mengganggu. Jika kemudian diketahui teman mba Nawa tersebut terlalu banyak pikiran, maka hypnotherapy bisa membantu mengelola pikiran dan perasaannya.
    Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: