EFT untuk semua

Tanggal 24 Januari kemaren, aq pulang kampung ke Jawa – Pemalang untuk nengokin ibu. Sudah lumayan lama gak ketemu, hampir 4 bulanan. Itung2 sekaliap liburan imlek (kaya ngrayain aja….). Jadilah malam minggunya jalan, biasa naik bis langganan dari depok. Di perjalanan ujan terus, apalagi di pantura, AC bis semakin nambah dingin, mana makan jam 3 sore lagi, bisa dibayangkan jam 8-an malam aja perut dah protes berat.

Seperti biasa, kalo perut protes, yang teriak malah kepala. Kepala nyut-nyutan, mana dingin lagi (apa lagi gak ajak istri….., maksud loe…?), maka tambah gak enak lah badan ini. Dalam hati, ujan-ujan gini, ada yang jualan makanan ga ya…? mudah2an ada, begitulah harapqu. sambil nunggu, aq pikir lebih baik praktekin SEFT aja kali ya. Dan mulailah aq setup, “Ya Allah, walaupun kepalaku pusing karena laper, sementara saya ingin baik-baik saja, saya ikhlas, saya pasrah hanya padaMu ya Allah….” begitu ucapku dalam hati sambil mengetuk-2an 2 jari telunjuk dan tengah tangan kananku ke titik Karate Cop di tangan kiriq. Mulailah 2 putaran tidak penuh sampai titik 9 aja. Dan alhamdulillah, peningqu berkurang, sekarang tinggal nunggu ada yang nawarin makanan kecil.

Alhamdulillah pas di cikampek, ada asongan yang naik (langganan bis kayaknya), menawarkan tahu lontong ama popmie. Langsung aja aq pustuskan beli tahu ama lontong 1 set. Langsung dilahap sampai abis, termasuk bonus cabe nya…., dan lebih enakan lagi perut, walaupun belum nonjok, apalagi nendang “…dezighh…!!” Nah baru makan lagi  pas jam 11malem, kebayangkan kalo belum diisi sebelumnya……??

Besoknya nyampe jam 5 pagi di desa kelahiranq, yang lumayan sejuk, di selatan pemalang. Yang mo aq ceritain di sini adalah, pengalaman berbagi q dengan sedikit keahlian (sedikit…., bener dech…) tentang pijat memijat (wah, jadi tukang pijat nich…) dan juga EFT ato yang di Indonesia dikenal dengan SEFT. Bicara sedikit tentang SEFT, seft itu turunan dari EFT, yaitu Spiritual Emotional Freedom Technique, yaitu teknik pelepasan emosi negatif dan basic spiritual.

Sebenarnya aq sudah lama dengan kata SEFT, tapi baru hampir setahun ini belajar mandiri dengan buku yang ditulis sama yang mengenalkannya di Indonesia. Dari buku itu aq coba praktekkan sendiri. Awalnya untuk terapi migrain qu yang dah cukup lama, alhamdulillah berhasil. Kalo lagi grogi, ato BT, aq terapin juga SEFT ini. Di kantor sendiri aq yang pertama kali ngenalin SEFT sama temen2. Alhamdulillah sudah hampir 3 orang yang terbantukan dengan terapi SEFT, umumnya mereka pengen berhenti merokok, dan berhasil.

Dengan semangat untuk membantu orang2 di sekelilingqu itu juga, aq coba nawarin ama sodara2 dikampung yang kebetulan merokok. Alhamdulillah mereka merasakan manfaat SEFT untuk berhenti merokok, mereka ada 2 orang. Namun dari pengalamanqu menerapi perokok, SEFT akan lebih dahsyat kalo mereka dibarengi niat yang kuat untuk berhenti merokok, kalo gak ya sami mawon…..,

Disamping untuk terapi merokok, aq juga coba ngajarin sepuku, ada yang kelas 4 SD dengan semangat dan antusias belajar SEFT.  Dia pengen lebih pintar di kelas karena agak2 lemah untuk pelajaran menghafal. Walaupun sebenarnya dia sangat cerdas menurutqu, karena logika dan diplomasinya OK. Trus aq ajarin juga ke adik sepupuku yang lagi kuliah komputer, aktivis juga. aq ajarin biar lebih PD kalo ngomong di depan orang banyak.

Menurut pendapat pribadiqu, SEFT itu sangat simple dan mudah untuk dipraktekkan. Ada pernah nanya sama yang udah ikut pelatihannya, dengan bayaran 3-5juta, malah belum bisa terapi, gak tau kenapa. Yang pasti harus Try it, and do it…, and try on anythink…..,

untuk para aktivis dakwah, ini juga bisa digunakan untuk mendekati obyek dakwah, terutama bagi mereka yang masih merokok, yuk sama2 kita ajak orang-orang di sekeliling kita untuk lebih sehat tanpa rokok, dengan tools yang powerfull yaitu SEFT.

Aq kini mulai menyadari, ternyata aq dititipi energi penyembuhan yang baru aku sadari sekarang. Semoga bisa bermanfaat buat keluarga dan orang2 di sekelilingqu.Amin.

 

Advertisements

Posted on 29 January 2009, in Artikel, Hikmah, Intermezo, SEFT, spiritual. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: